6 TIPS PENTING DALAM MEMBELI MOTOR BEKAS “KALI AJA GAK BISA JALAN”

6 TIPS PENTING DALAM MEMBELI MOTOR BEKAS “KALI AJA GAK BISA JALAN”

teknikotomotif.com – Bagi setiap orang menginginkan sebuah kendaraan untuk membantu kebutuhan sehari-hari sangatlah penting bagi setiap orang. Misalnya untuk mengirim barang, mengirim makanan dan mengantar orang. Terkadang orang mengingkan sebuah kendaraan misalnya sepeda motor pngennya yang masih awet dan prima. Terkadang orang bingung, Mau membeli kendaraan seperti sepeda motor yang baru  tapi biayanya terlalu mahal dan kalau mau kredit terlalu lama.
Nah untuk itu selalu memperhatikan aspek ketika membeli sepeda motor bekas atau seken jangan sampai tertipu dengan bodi yang mulus namun ternyata bermasalah mesinnya. Emang membeli sepeda motor bekas atau seken bisa dibilang gampang-gampang susah tentu untuk mencari berbagai tipe atau meodel sangatlah mudah tapi bila berbicara sola kualitas ini yang perlu keahlian tersendiri.
Namanya juga sepeda motor seken atau bekas terkadang tidak tahu riwayat pengguna sebelumnya apakah telaten melakukakan perawatan ruitin atau sekedar menunggangi dan kerap membiarkannya saat waktunya servis rutin.
Nah berikut ini yang harus diperhatikan saat berencana untuk membeli sebuah sepeda motor sebagai berikut :

Cek kondisi fisik motor

Kondisi bodi atau tampilan luar motor jadi kesan pertama saat membeli sepeda motor karena itu periksa kondisi sepeda motor meliputi bodi tidak banyak goresan atau bahkan sudah pecah. Usahakan mencermati dan teliti dalam melihat komponen luar sepeda motor misalnya komponen asli dan masih lengkap termasuk baut-baut pada bodi motor tersebut.

Cek kondisi mesin

Setelah pengecekan kondisi bodi selanjutnya pengecekan beralih ke bagian mesin, yaitu caranya hidupkan motor tersebut dan biarkan beberapa saat dengan tidak memainkan gas untuk mengetahui apakah motor ini memiliki langsam yang bagus atau tidak.
Pengecekan ini juga bertujuan untuk mengetahui jikalau terdapat suara-suara kasar yang berasal dari dalam mesin, suara seperti ini menandakan apabila mesin bermasalah dan membutuhkan perbaikan atau tidak.

Cek kondisi kelistrikan

Selanjutnya proses pengecekan ke bagian kelistrikan yang diawali dengan menyalakan starter menggunakan starter elektrik, jika motor dapat hidup maka manandakan pada bagian starter masih bagus dan tenaga accu masih mencukupi.
Dan jangan lupa juga untuk mengecek komponen kelistrikan yang lain seperti bagian lampu depan, belakang, lampu rem, lampu sein dan klakson apabila semua kelistrikan dapat bekerja dan berfungsi maka tidak ada kerusakan pada komponen kelistrikan.

Cek perpindahan gigi

Berikut pengecekan perpindahan gigi, saat sepeda motor dijalankan anda dapat mengetahui perpindahan gigi pada sepeda motor terasa sulit atau tidak apabila saat memindah cukup sulit maka manandakan ada masalah pada bagian kanvas kopling pada sepeda motor itu sudah tipis dan harus diganti dahulu.

Pengecekan ke bagian rangka

Rangka bagian terpenting pada motor apabila ada masalah pada rangka agak bengkok yang berdampak pada kendali sepeda motor yang sulit dikendalikan.
Pengecekan rangka dapat dilakukan dengan menjalankan motor tersebut yaitu pada kecepatan 40 km/jam lalu menekan rem agak mendadak apabila motor tersebut sulit dikendalikan maka kemungkinan besar antara sasis dengan stang sudah tidak lurus lagi.

Cek kobocoran

Saat melakukan pengetasan atau pengecekan kebocoran maka sebaiknya motor tersebut dijalnkan terlebih dahulu kurang lebih 500 meter namun tentunya dengan seizin penjualnya.
Setelah dijalankan perhatikan apakah pada sambungan antar mesin terdapat rembesan oli atau tidak, pengecekan pada saluran bensin apakah dari selang atau keluar dari pembuangan karbu dan periksa apakah ada rembesan air untuk sepeda motor dengan pendingin radiator.
Semoga bisa membantu anda saat mau memilih atau membeli motor bekas atau seken yang sesuai dengan harapan anda, terima kasih.
6 TIPS PENTING DALAM MEMBELI MOTOR BEKAS “KALI AJA GAK BISA JALAN” | admin | 4.5